Penulisan CV dan surat lamaran kerja: ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?
Penulisan CV dan surat lamaran kerja: ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?

Penulisan CV dan surat lamaran kerja: ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?

 

Menulis CV dan surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris memang bisa memberikan nilai tambah untuk lamaran kamu, akan tetapi, perlu dipahami bahwa hal ini ibarat pedang bermata dua: untung atau buntung. Menurut Transletin, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh kandidat saat melayangkan CV dan surat lamaran kerja ke perusahaan yang diidamkan.

 

1. Sesuaikan diri.

Apabila tertulis dengan jelas didalam instruksi bahwa kamu diharuskan untuk mengirimkan CV dan surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris, maka tulislah dalam bahasa Inggris. Apabila perusahaan tujuanmu adalah perusahaan multinasional, akan lebih baik apabila kamu mengirimkan lamaranmu dalam bahasa Inggris.

 

2. Konsistenlah.

Jika kamu menulis CV dan surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris, konsistenlah. Jangan dicampur dengan bahasa Indonesia dan begitu juga sebaliknya. Kalau urusan penulisan saja kamu tidak konsisten, apalagi urusan pekerjaan.

 

3. Pastikan bahasa Inggris kamu sempurna.

Kalau CV atau surat lamaran kamu ditulis dalam bahasa Inggris yang seadanya, perekrut malah bisa merasa sebal dengan kamu. Niatnya ingin menampilkan kemampuan bahasa Inggrismu yang baik, kamu malah menunjukkan bahwa bahasa Inggrismu tidak sebaik yang kamu pikirkan. Alangkah baiknya apabila kamu meminta masukan dan rekomendasi dari orang yang lebih ahli dalam bidang ini. Kamu bisa menulis CV dan surat lamaranmu dalam bahasa Indonesia, lalu percayakan jasa penerjemah untuk menerjemahkan dokumenmu! 

Berkas lamaran yang baik harus dibarengi dengan tulisan berbahasa Inggris yang berkualitas pula, setuju?